Cokelat: Cemilan Nikmat Dengan Segudang Manfaat Kesehatan!

Manfaat Keju untuk Kesehatan
24 January 2019

Mungkin terdengar membingungkan, tetapi cokelat mempunyai manfaat yang sangat baik untuk kesehatan kamu, Mealyarder!

Cokelat hitam salah satunya, adalah jenis cokelat yang paling bergizi. Dibandingkan dengan cokelat susu, cokelat hitam mengandung dua kali lipat jumlah flavonoid yang dapat menyehatkan jantung. Cokelat susu memang memiliki rasa yang lebih nikmat, akan tetapi tambahan kandungan susu tersebut dapat mengurangi kemampuan tubuh dalam menyerap flavonoid yang bermanfaat.

Untuk mendapatkan manfaat flavonoid yang efektif, pilihlah varietas cokelat hitam yang mengandung setidaknya 70 persen kakao. Tetapi yang perlu diingat, manfaat kesehatan dark chocolate ini bukan berarti kamu boleh mengkonsumsi dalam jumlah terlalu banyak. Hal ini karena dark chocolate pun masih mengandung kalori, lemak, dan gula yang akan menyebabkan kenaikan berat badan.

Varietas cokelat hitam terbaik hanya mengandung satu jenis lemak – cocoa butter – dan tidak mengandung minyak kelapa sawit, minyak kelapa, atau lemak susu tambahan. Secara teknis, mereka semua adalah lemak jenuh, tetapi cocoa butter memiliki efek netral pada kadar kolesterol, jadi itu tidak akan meningkatkan kolesterol darah kamu seperti lemak jenuh lainnya.

Sebagai cemilan, cobalah batasi porsinya maksimal satu ons. Kamu juga bisa menikmati secangkir cokelat panas rendah lemak (mengandung  100 kalori per cangkir) atau secangkir susu kedelai dengan satu sendok makan bubuk cokelat. Minuman ini kaya akan kalsium dan sangat membantu mempertahankan tulang yang kuat.

Untuk wanita yang mengalami PMS mengonsumsi cokelat saat menstruasi, sebab cokelat dapat meningkatkan mood dan membuat wanita merasa lebih rileks. Ini karena cokelat menghasilkan serotonin yang membuat otak merasa lebih tenang.

Selain berpotensi menyebabkan kenaikan berat badan, cokelat memang memiliki efek negatif lainnya: Cokelat bisa menjadi pemicu migrain yang kuat karena mengandung kafein dan asam amino tyramine dan phenylethylamine. Cokelat juga dapat memicu gejala IBS pada beberapa orang. Jika Anda mengalami ketidaknyamanan setelah mengonsumsi cokelat, pertimbangkan membatasi konsumsi Anda atau menghindarinya sama sekali.

Untuk kamu yang sedang dalam program diet, kamu tetap bisa mengonsumsi cokelat hitam yang mengandung 70 persen kakao, bubuk kakao tanpa pemanis, dan minuman cokelat yang dibuat dengan skim, 1 persen, atau susu kedelai. Tetapi ingat, jangan berlebihan! Sebab masih ada kandungan kalori, gula, dan lemak yang bisa merusak diet kamu jika mengonsumsi cokelat secara berlebihan.

Comments are closed.

Pesanan Anda